Page 67 - media_jaya_01_2013
P. 67
Hal ini dapat dilihat pada pusat kota. Seputar pasar
kewenangan Pangeran Jayakarta dalam dan komplek keraton,
melakukan perjanjian, baik dengan terdapat perumahan
pihak Belanda maupun Inggris. rakyat. Di sebelah utara
Sementara, di mata pihak Belanda pasar, masih di tepi barat
maupun Inggris, Pangeran Jayakarta Ciliwung, berdiri loji dan
yang berstatus bupati disebut “Regent” benteng Inggris. Paling
atau “Koning van Jayakarta “ atau “ utara terdapat Paep Jan’s
King of Jacattra”. Sebuah status yang Batterij atau Pabean.
disamakan kedudukannya sebagai Dalam peta Batavia tahun
seorang raja dan ia memiliki sejumlah 1619, terlihat bahwa di
pejabat, seperti patih, syahbandar, dan sebelah barat Keraton
lain-lainnya.
Jayakarta terdapat
Pada masa pemerintahan Pangeran kuburan pribumi.
Jayakarta, pihak Serikat Dagang Di tepi sebelah
Bel;anda (VOC) dan Inggris berhasil timur muara Sungai
membuat perjanjian dengannya. Ciliwung, terdapat
Mereka bahkan diizinkan untuk wilayah Kyai Arya, patih
mendirikan gudang atau loji-loji di Pangeran Jayakarta. Di
Jayakarta. Kemudahan yang diberikan sebelah utara, berdiri
Pangeran Jayakarta tersebut, ternyata rumah seorang Cina
belakangan menjadi bumerang yang disebut Watting’s
langsung buat Jayakarta.
Huis. Diperkirakan di
Abesina, Persia, Arab serta bangsa-
Untuk mengetahui letak dan sekitar tempat ini terdapat
bangsa kawasan Asia Tenggara.
bagaimana tampang wajah Kota perumahan bangsawan Jayakarta
Jayakarta, J.W. Ijzerman menjelaskan, lainnya serta pemukiman warga Cina. Dari kawasan Nusantara yang ikut
meramaikan Bandar Jayakarta antara
pada 1917, Ijzerman telah membuat Paling utara, tepat di sebelah tepian
lain dari Aceh, Tidore, Ternate,
sebuah rekonstruksi peta Jayakarta, timur Ciliwung, berdiri loji Belanda,
Hitu,Kepulauan Maluku, Tuban,
berdasarkan bahan-bahan keterangan Mauritius dan Nassau.
yang terdapat dalam sumber-sumber Disebut juga dalam peta tersebut Demak, Cirebon, Banten dan
sebagainya. Selain berdagang beras,
Portugis dan VOC. Peta Kota Jayakarta bahwa di sebelah timur pemukiman
ikan, sayur-sayuran dan buah-buahan,
ini merupakan hasil rekonstruksi Kyai Arya, terbentang areal perburuan
banyak diperdagangkan pula tuak yang
perkiraan keadaan pada 1619.
bagi bangsawan Jayakarta. Dengan
Menurut Ijzerman, Kota Jayakarta demikian, baik di sebelah timur dijual dalam tempayan-tempayan besar.
terbentang antara dua anak sungai
maupun barat Sungai Ciliwung (kini Peta Ijzeman juga menjelaskan,
paseban dari Pangeran Jayakarta
di utara mengalir Ciliwung dan Kali Besar), terdapat perumahan
terletak antara Kali Besar Barat dan Jl
dilingkungi pagar terbuat dari bambu. penduduk Jayakarta. Menurut laporan
Belakangan baru sebagian pagar diganti orang Belanda yang pertama kali Roa Malaka sekarang. Setelah VOC
dengan tembok untuk menghadapi datang pada 13-16 Nopember 1596, menghancurkan Jayakarta, di atas
bekas paseban Jayakarta itu dibangun
kemungkinan serangan Inggris dan diperkirakan jumlah penduduk Bandar
loji Inggris. Namun loji itu terbakar
Belanda. Kompleks pusat kota terletak Jayakarta sekitar 3.000 keluarga.
saat pasukan Sultan Agung menyerang
di tepi barat Ciliwung. Di pusat kota Pada 1619 disebutkan bahwa jumlah
ini terdapat antara lain “ Dalem” atau penduduk Kota Jayakarta terutama Batavia pada 1628, Lokasi itu lalu
dibangun gereja Portugis Dalkam
“Keraton” Pangeran Jayakarta.
laki-laki serkitar 7.000 orang.
yang juga telah lenyap pada akhir abad
Di depan keraton, terbentang Pada masa pemerintahannya,
ke-18, Di lokasi itu kini telah penuh
alun-alun ke utara. Di sebelah barat Pangeran Jayakarta membuka luas
alun-alun berdiri sebuah masjid. Di pintu perdagangan bagi berbagai dengan gedung perkantoran. SK/
berbagai sumber
sebelah utara alun-alun terdapat sebuah bangsa. Dari negeri Keling, Bombay,
pasar, yang berada di luar komplek
Cina, Belanda, Inggris, Gujarat,
67
Media Jaya l Nomor 01 Tahun 2013